Yaknidengan menjadikan sumber sudut pandang pemikiran yang berbeda. Dalam beberapa literasi dijelaskan bahwa inspirasi merupakan percikan ide-ide kreatif yang. Teks Cerita Inspirasi. Kegiatan 3 Menyusun Cerita Inspiratif Tentang Manusia dan Botol Pada kesempatan ini kami akan membagikan kegiatan 3 menyusun cerita inspiratif tentang manusia dan
Berikutini disajikan beberapa langkah menulis teks cerita inspiratif yang efektif. 1. Menentukan Tema. Tema adalah pokok pikiran yang menjadi dasar cerita. Sebaiknya tema teks cerita inspiratif dipilih tema cerita mengenai kesuksesan atau keberhasilan seseorang. Melalui teks yang disajikan, kita bisa melihat keuletan, kesabaran, kedisiplinan
SebuahBOTOL ~Kalau diisi air mineral, harganya 3 ribuan ~Kalau diisi jus buah, harganya 10 ribuan ~Kalau diisi Madu, harganya ratusan ribu ~Kalau diisi minyak wangi harganya bisa jutaan!. ~Kalau diisi air comberan, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena tidak ada harganya
5Struktur cerita inspiraitf - Koda. Bagian terakhir dari cerita inspiratif disebut sebagai koda. Pada bagian ini, kamu akan melihat akhir cerita yang berisi kesimpulan cerita dan pesan moral yang disampaikan. Pesan moral cerita dapat disampaikan secara tersurat maupun tersirat dari percakapan tokoh dalam cerita.
Berikutini tips untuk mendapatkan inspirasi yang dikutip dari situs Skillshare: 1. Ubah Rutinitasmu. Sesuatu yang familiar bahkan kota tempatmu tinggal selama beberapa waktu bisa memberimu inspirasi jika kamu menjelajahinya dengan cara ygn berbeda. Mengubah rutinitas misalnya saja dengan memesan menu makanan yang berbeda di restoran langganan.
Ceritainspiratif botol dan manusia - Penulis Cilik. Cerita Inspiratif Bertema Botol. Kisah Inspiratif Kehidupan Tentang Manusia dan Botol. Contoh cerita inspiratif mengenai botol Contoh Soal dan Jawaban Menyusun Cerita Inspiratif Manusia Seperti Botol tergantung Isi - Belajar Bahasa Indonesia. Kisah inspirasi. Kegiatan 3 Menyusun Cerita
Ceritainspiratif tentang botol. 222021 Yakni dengan menjadikan sumber sudut pandang pemikiran yang berbeda. 10172017 Cerita Inspiratif. Jika diisi minyak wangi terkenalharganya jutaan. Cerita inspiratif botol dan manusia. Kalau diisi jus buah harganya 10 ribuan. Menyusun Cerita Inspiratif Manusia dan Botol.
AirMineral dan Botol. Cerita inspiratif pendek terakhir, hadir tentang filosofi air mineral dan botol. Umumnya tidak banyak yang tahu bahwasanya air mineral membutuhkan wadah yang sesuai dengan ukuran botol. Sama seperti halnya dengan peluang yang membutuhkan manusia tepat untuk mengembangkannya. Baca Juga : 10 Motivasi Hidup Inspirasi
Suratbotol tertua yang pernah ditemukan diduga berasal dari utara Wedge Island, sekitar 180 kilometer Perth. Botol ini diduga dilempar ke laut tanggal 12 Juni 18186 oleh awak kapal Jerman bernama Paula. Paula merupakan bagian dari proyek penelitian German Naval Observatory untuk memahami arus laut yang berlangsung dari tahun 1864 sampai 1933.
MenyusunCerita Inspiratif. Fakta: Botol jika diisi air mineral, harganya 3-5 ribuan. Jika diisi jus buah, harganya 10 ribuan. Jika diisi madu, harganya 100 ribuan . misalnya dalam tema pendidikan, yaitu dengan mengenalkan awalan cerita tentang seorang tokoh yang selalu giat dalam belajar.
MENYUSUNCERITA INSPIRATIF. CATATAN PENYELESAIAN. Untuk membiayai pendidikannya, seorang anak miskin menjual barang dari pintu ke pintu. Suatu hari, anak laki-laki ini benar-benar lapar tapi tidak punya uang untuk membeli makanan. Dia memutuskan untuk meminta sesuatu untuk dimakan ketika ia mengetuk pintu di rumah berikutnya.
I TUJUAN PEMBELAJARAN Bahasa Indonesia · Dengan membaca wacana percakapan, siswa dapat mengidentifikasi informasi tentang sifat wujud benda dengan benar. · Dengan melakukan percobaan, siswa dapat membuktikan sifat benda dengan tepat. · Dengan membuat kesimpulan, siswa dapat menuliskan pokok-pokok informasi yang berkaitan dengan konsep wujud benda dengan tepat.
Ceritainspiratif tentang botol. 222021 Yakni dengan menjadikan sumber sudut pandang pemikiran yang berbeda. 10172017 Cerita Inspiratif. Jika diisi minyak wangi terkenalharganya jutaan. Cerita inspiratif botol dan manusia. Kalau diisi jus buah harganya 10 ribuan. Menyusun Cerita Inspiratif Manusia dan Botol.
m8UWd. Halo sahabat Bahagia Studio berjumpa lagi di sesi cerita inspiratif kehidupan. Kali ini kami akan bercerita mengenai hikmah yang bisa kita ambil dari sebuah botol. Sebelum menonton jangan lupa Like dan Subscribe Channel ini yah Ini dia kisah lengkapnya. Cerita Inspiratif Tentang Botol Seri Video Motivasi Singkat untuk Anak Sebuah BOTOL Jika diisi air mineral, maka harganya sekitar 5 ribuan… Jika diisi dengan jus buah, maka harganya sekitar 10 ribuan… Jika diisi dengan Madu, harganya menjadi ratusan ribu… Bahkan jika diisi minyak wangi harganya bisa mencapai jutaan rupiah Namun bayangkan jika botol itu diisi air comberan, maka botol menjadi tidak berharga dan hanya akan dibuang dalam tong sampah. Sebagus apapun bentuk botol, jika isinya adalah air comberan, maka menjadi tidak berguna, bahkan tidak disukai, di jauhi dan dibuang. Sama-sama BOTOL tetapi berbeda nilainya, sebab “Isi” yang ada di dalamnya juga berbeda. Botol itu sama seperti manusia, sedangkan isinya adalah karakter. Kita dilahirkan dengan fisik yang berbeda-beda, keluarga yang berbeda, suku yang berbeda dan agama yang berbeda. Sama seperti botol yang didesign dengan bentuk yang berbeda juga. Ada yang tinggi ada yang pendek, ada yang berkulit putih ada juga yang berkulit gelap, ada yang kaya dan ada yang miskin, dan lain sebagainya. Walaupun berbeda-beda, yang paling menentukan nilai adalah isi atau karakter dari diri kita Jika kita memiliki karakter yang mudah bekerja sama, jujur, tulus, pekerja keras, pantang menyerah… maka nilai diri kita juga akan menjadi tinggi.. dan orang-orang pun akan senang dekat dan bekerja sama dengan kita. Jika kita memiliki karakter yang buruk, TOXIC, tidak bisa dipercaya, sering bebohong, mudah menyalahkan orang lain.. maka orang akan menilai rendah diri kita.. Dan orang-orang akan enggan berurusan dengan kita. Walaupun kita memiliki wajah rupawan, memiliki kekayaan, jika karakter kita buruk maka nilai kita menjadi rendah. Sama seperti botol yang bagus namun berisi air comberan. Jauhkah juga hati kita dari pikiran negatif, ingatan akan masa lalu yang buruk dan kekhawatiran yang berlebihan akan masa depan. Isi hati kita dengan rasa syukur dan semangat untuk mengisi masa depan dengan hal yang positif. Tantangan di masa yang akan datang pasti selalu akan kita temui, namun, jika kita selalu mengisi botol kita dengan hati dan perbuatan positif, maka kita akan menjalani masa depan dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan. Selagi masih tersisa waktu kita di dunia, mari lakukan KEBAIKAN sebanyak yang kita mampu lakukan. Sampai jumpa. Termukan juga cerita inspiratif singkat lainnya pada posting kami berikut ini Kisah Inspiratif Singkat Semangkuk Es KrimKumpulan Contoh Cerita Inspiratif Singkat dengan Pesan Moral + VideoCerita Inspiratif Pendek dari Kisah Nyata Charlie ChaplinCerita Inspirasi Kebaikan Singkat Kisah Petani dan PemburuCONTOH CERITA INSPIRATIF SINGKAT NYATA BERPIKIR & BERTINDAK POSITIFKisah Inspirasi Kehidupan Singkat Ular dan Gergaji VideoCerita Kisah Inspiratif Kehidupan Benih dari DirekturCerita Inspirasi Singkat Kehidupan Jangan Mudah Menghakimi Sumber Cerita Inspiratif Tentang Botol dari BAHAGIA STUDIO
Ada sebuah perumpamaan menarik tentang persamaan antara manusia dengan botol. Perumpamaan ini menjadi cerita inspiratif tentang botol dan manusia itu sendiri. Cerita perumpamaan tentang botol dan manusia memberikan kita sedikit pelajaran hidup untuk direnungkan. Berikut ini kisahnya. Cerita Inspiratif Tentang Botol dan Manusia Bagian 1 Tentang botol Jika botol diisi air mineral harganya 3 ribu Jika botol diisi jus buah harganya 10 ribu Jika botol diisi madu Yaman harganya ratusan ribu Jika botol diisi minyak wangi Channel harganya bisa jutaan Kalau botol diisi air got, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena tidak ada harganya dan tidak ada yang suka. Ya, botolnya bisa saja sama… Namun harga masing-masing botol di atas bisa berbeda-beda.. Kenapa? Ini karena isi di dalamnya yang juga berbeda-beda. Begitu juga dengan kita MANUSIA. Anda, saya, dan yang lainnya, kita semua sama-sama manusia. Sama-sama makhluk Tuhan yang dilahirkan di dunia dan akan kembali kepada-Nya suatu hari nanti. Yang membedakan kita antara satu dengan lainnya ialah… TAQWA, IMAN, dan AMAL. Tiga hal inilah isi dari manusia yang menyebabkan kita berharga di sisi Tuhan atau justru sebaliknya. Ketiganya harus berjalan beriringan dan tidak bisa terpecah satu dengan lainnya. Pertanyaannya, sudahkah Anda mengamalkan ketiganya? Jika belum tidak mengapa, karena tak ada kata terlambat. Semua bisa dimulai saat ini. Lewat niat dan aksi masing-masing dari kita, Insya Allah semua yang dijalani selama hidup memberikan manfaat dan berkah tersendiri. Cerita Inspiratif Tentang Botol dan Manusia Bagian 2 Pada suatu hari, seorang kakek tua yang berada di dalam mobil mewah, memperhatikan seorang pemuda penjual cimol. Disela-sela melayani pelanggan, sang pemuda terus membicarakan kejelekan orang lain kepada penjual lainnya. Bahkan dia secara tidak langsung menjelaskan bahwa dia tidak berharga, baginya kekayaan merupakan ukuran mutu seseorang. Mungkin itu alasan kenapa banyak teman dekat yang mulai menjauhinya, dia berpikir semua itu akibat kemiskinan yang ia hadapi. Hari ke dua, hari ke tiga, bahkan sampai hari ke empat, pemuda itu masih saja mengutuk dirinya. Kakek yang masih setia mendengarkan dan menunggu cucunya keluar dari sekolah itu, akhirnya keluar dan mendekatinya. Setelah menjelaskan siapa dirinya, sang kakek itu menawarkan kepada pemuda untuk bertukar posisi selama beberapa hari, dia tinggal di rumah mewah dan menikmati kemewahannya, sedangkan sang kakek menjadi tukang cimol dan tinggal di kontrakan sang pemuda. Singkat cerita, beberapa hari berlalu, sang pemuda merasa tak ada perubahan. Bahkan ketika semua teman-temannya diundang ke rumah mewahnya itu, masih sama saja. Semua orang masih menjauhinya. “Kenapa kekayaan ini masih tidah bisa mengubahku? Bukankah semua orang harusnya menghormatiku karena kekayaan ini?” ucapnya dalam hati. Hari itupun tiba, hari dimana dia harus menjadi dirinya sendiri. Sang kakek mendatanginya dan bertanya, “apakah kamu merasa nyaman dengan semua ini?” Sang pemuda hanya terdiam dan menunduk dengan mimik muka sedih. Sang kakek menjelaskan bahwa kekayaan bukanlah ukuran mutu seseorang. Pada dasarnya, semua manusia itu sama di hadapan Tuhan. Jika ada dua botol yang sama, salah satunya diisi air got dan satu lagi diisi parfum mewah, tentunya kamu akan memilih botol parfum kan?” tanya sang kakek. Pemuda itu mengangguk… “Begitu juga dengan manusia, yang menjadikan dia bermutu bukan dari hartanya, melainkan akhlaknya,” ucap kakek memperjelas. Pesan Kisah Inspiratif Tentang Botol Pemuda itu sadar, dia sudah mengerti dan menyadari kesalahannya. Harta hanya bonus manusia, yang utama adalah keimanan, kejujuran, kemuliaan, ketakwaaan kepada tuhan, dan kebaikan antar sesama manusia lainnya. Jadi jangan pernah menganggap bahwa kekayaan adalah segalanya. Justru kamu harus memperkaya dirimu dengan akhlak, bukan harta. Karena itulah yang akan orang lihat dari dirimu. Mungkin beberapa kesempatan memang menggambarkan situasi dimana uang menjadi raja, tapi tidak selamanya. Jika kamu mengalami penolakan hanya karena kamu tak memiliki harta atau uang, maka bersyukurlah karena Allah telah menunjukkan bahwa yang menolakmu adalah hal yang tidak baik bagi dirimu. Demikian cerita inspiratif ini yang bisa kamu ambil hikmahnya. Semoga bermanfaat. Source
Cerpen atau cerita pendek adalah jenis karya sastra yang besifat imajinatif dengan berbagai tema. Salah satu tema yang bisa diangkat adalah cerpen inspiratif tentang botol. Penggunaan botol dan manusia dalam cerpen-cerpen ini bisa dikatakan sebagai analogi ataupun perumpamaan untuk menyampaikan pesan yang terkandung di seperti apa cerpen inspiratif tentang botol? Berikut adalah 10 cerpen inspiratif tentang botol yang bisa kamu baca dan semoga bisa menghiburmu. Selamat membaca!Daftar Isi1 Botol yang Tidak Ingin Menjadi Botol2 Nilai Sebuah Botol3 Jawaban Duka Rein4 Botol Plastik Terakhir5 Kesombongan Botol Kecap6 Tak Ada yang Tak Berguna7 Botol dan Anting-Anting8 Hubungan Botol9 Dilema Botol Berlubang10 Botolku, RumahkuBotol yang Tidak Ingin Menjadi BotolSumber foto Suzy Hazelwood dari Pexels“Aku tak minta dilahirkan sebagai botol!” teriakanku menggelegar di ruangan penyimpan air juga Contoh Cerpen PendidikanTeman-temanku yang lain mulai mencegahku agar tidak keluar dari ruangan ini. Sesungguhnya aku pun tak ingin berada di sini untuk mengisi air yang memberatkan tubuhku. Aku hanya ingin bebas dan hidup santai.“Tapi, kau harus menerima takdirmu!” ujar ketua botol yang suaranya lebih lantang daripada mendadak membeku. Ketua botol berdiri di tengah-tengah kami, lalu mulai menceramahiku dan botol-botol lain yang ikut memberontak diam-diam.“Tidak ada yang bisa kita lakukan selain merima. Contohnya, batu tak pernah mengeluh menjadi batu. Ia tetap kokoh dan membantu manusia walaupun dalam diam. Kita adalah botol yang sangat berguna. Kita menampung air supaya bisa diminum oleh manusia. Bukankah itu sebuah anugrah?”“Aku tak sudi dimanfaatkan manusia! Manusia terlalu egois dan ketika kita sudah tak dipakai, mereka membuang kita ke tempat sampah!” emosiku melonjak kembali. Kali ini banyak botol-botol lainnya yang setuju dengan pendapatku.“Karena itulah kita berada di sini. Tugas kita memang sebatas itu. Semua benda di dunia ini punya tugas dan kapasitasnya masing-masing. Kau tidak bisa menjadi manusia atau mengharapkan menjadi benda lain, karena mereka pun punya tugas yang berbeda-beda.”Aku termenung. Penjelasan ketua botol itu pun meredam emosiku. Aku pun kembali ke barisan seperti yang sudah ditata sebelumnya oleh petugas air mineral. Perlahan aku mencoba menerima posisiku, karena pilihan terbaik hanyalah Sebuah BotolYoan pulang dengan semangat lantaran mendapatkan beberapa barang bagus yang bisa ia jual. Setelah memulung di dekat perumahan orang kaya, ia menemukan beberapa botol kaca berbagai bentuk. Dimulai dari bentuk segitiga, oval, bahkan botol kaca panjang berukuran 50 menjual penemuannya, ia pulang ke rumahnya terlebih dahulu dan menemui Sang Ayah. Ayahnya Yoan mengidap TBC sejak satu tahun lalu. Saat ini ayahnya sudah tidak lagi pergi bekerja dan alhasil tinggalah Yoan yang ikut menanggung beban keluarga. Ibunya pun hanya pembantu dengan gaji yang tidak seberapa.“Yah, aku menemukan botol-botol ini. Bagus banget yah?” tanya Yoan memulai percakapan.“Iya pasti kamu menemukannya di perumahan orang kaya itu ya?”Ayah mencoba menebak“Bener banget, Yah. Tapi orang-orang yang tinggal di perumahan itu hidupnya enak banget ya Yah.”“Anakku, ini ada empat botol kan di depan kita. Bentuknya beda-beda tapi namanya tetap botol. Betul?”“Betul, Yah. Terus?”“Ini botol bekas madu, mungkin harganya Ini botol bekas sirup, mungkin harganya Yang warna coklat itu botol vas bunga harganya bisa Dan yang ini botol bekas minyak wangi harganya bisa Ayah mengambil napas sejenak, lalu melanjutkan kembali.“Manusia juga seperti itu, Nak. Kita sama, tetapi berbeda isi dan bentuknya. Hal itulah yang membedakan harga kita di mata Sang Pencipta. Isi yang bagus bukan dilihat dari harta, tetapi dari hati dan takwa”Yoan mengangguk dan memahami maksud perkataan ayahnya. Kini, ia tidak merasa rendah diri lagi. Lantas ia segera menjual botol-botol kaca tersebut dan mendapatkan upah. Untungnya, hari ini ia mendapatkan upah yang cukup besar. Ia pun membelikan semur daging untuk keluarganya. Yoan, Ibu, dan Ayah pun makan bersama. Tak lupa menunaikan ibadah setelah makan Duka ReinSumber foto Antonios Ntoumas dari PixabaySuasana pantai seperti ini lah yang didambakan Rein. Belum ada para pedagang yang menawarkan ikan kering atau pun kios oleh-oleh masih tutup. Rein sengaja mengunjungi pantai pukul setengah 6 pagi. Karena di waktu itulah ia bisa menikmati deburan ombak dan nuansa pantai tanpa ada satu orang kakinya berjalan di atas pasir, Rein merasa seperti melayang. Ia tak tahu kemana melangkah, ia hanya menyusuri garis pantai ini. Keheningan di pantai pun seperti kekosongan dalam dirinya. Setelah gagal menamatkan kuliah dan pacar yang meninggalkannya, lubang kekosongan itu semakin nyata.“Awwww,” serunya kesakitan. Ia sedang asik berjalan sampai tidak menyadari bahwa kakinya tersandung sesuatu. Ternyata botol bening kaca yang sangat bening tersebut tampak berkilauan dan akhirnya Rein pun mengambilnya. Pada pandangan pertama, Rein pun jatuh cinta pada botol tersebut. Di dalamnya, terdapat selembar kertas. Sempat ragu untuk membuka tutup botolnya, namun akhirnya karena Rein penasaran, ia pun memberanikan berwarna kecoklatan itu diikat dengan seutas tali. Dan ketika Rein membukanya terdapat tulisan Buanglah gelisahmu, di botol ini’Dimulai saat itulah Rein berani mengatakan kegelisahannya ke botol tersebut. Ia berbincang ke botol tersebut setiap harinya di pantai. Botol itu memang tidak menjawabnya, namun Rein merasa botol sudah menjadi sahabat yang erat bagi dirinya. Rein yang tadinya jika ada masalah hanya diam seribu Bahasa, kini mulai bercerita. Baginya, botol adalah jawaban ketika tidak ada satu orang pun yang dapat Plastik TerakhirLautan di bumi dipenuhi botol plastik yang tak bisa diurai. Aku adalah salah satunya. Sudah puluhan tahun aku terombang-ambing di laut, dan kini aku berada di Samudra Pasifik Bersama rekan-rekanku yang juga Cerpen Inspiratif IbuAku beruntung karena aku tidak sendiri di Samudra yang luas ini. Aku juga merasa bersyukur kepada manusia yang sering menggunakan botol plastik sepertiku dan rekan-rekanku. Namun, suatu Ketika, krisis hidup aku alami Ketika aku dan rekan-rekanku berbincang.“Kau sudah berapa tahun terbuang?” tanya botol bertutup merah kepadaku.“Hampir 60 tahun, kamu?” jawabku santai.“Wahhh aku harus menghormatimu, senior! Aku baru 25 tahun”“Bisa saja kamu,” jawabku sambal terkekeh.“Tapi, apakah kau tidak bosan hidup 60 tahun di sini? Aku saja ingin kembali berubah wujud menjadi bulir-bulir kembali. Entah sampai kapan begini”Keluhan botol bertutup merah itu pun mengusik kesadaranku. Pada awalnya aku senang-senang saja banyak teman di laut ini. Tetapi, setelah kulihat kembali perasaan senangku tidak ada gunanya. Teman-temanku sesama botol plastik tak sedikit yang ditelan paus atau ikan-ikan, sehingga makhluk tersebut kesakitan. Bahkan tak jarang juga yang mati karena menelan tidak ingin hidup begini terus. Aku harap tidak ada botol-botol plastik lainnya yang ada di laut ini. Aku harap manusia bisa berhenti menggunakan botol plastik yang mencemari laut ini. Aku harap akulah botol plastik terakhir yang ada di muka bumi Botol KecapSumber foto Pexels dari PixabayDapur rumah Tiwi adalah dapur termewah dan terlengkap. Ibunya Tiwi bekerja sebagai koki dan sangat senang memasak. Aku menjadi salah satu bagian dari dapur nya gelap namun pengkilap. Ujung tutup botolku berwarna kuning keemasan. Ibunya Tiwi sering menggunakanku dibandingkan botol saos atau botol cuka. Hal itu dikarenakan Tiwi sangat menyukai kecap. Bahkan Tiwi pernah memakan kerupuk sambil memakai kecap.“Akulah yang paling berkuasa di sini. Soalnya aku yang paling banyak dibutuhkan.”“Loh, aku juga kok. Ayahnya Tiwi nggak bisa makan kalau nggak pake saos.” ujar botol saos tidak mau kalah.“Tapi, ayahnya Tiwi Cuma datang ketika hari libur saja.” Ujar ku kembali. Lalu botol saos pun cemberut dan membelakangiku.“Lihat saja botol kecap! Kau pasti akan mendapatkan akibat dari kesombonganmu itu!”Aku tidak memedulikan omongan botol saos kala itu. Tetapi, selang waktu berjalan, isi kecapku mulai habis. Biasanya ibunya Tiwi membeli isi ulang kecap dan menaruhnya ke badanku. Tetapi, aku sangat kaget sekali ketika menemui botol kecap lainnya berada di kecap tersebut lebih bersih dan bagus dibandingku yang sudah memiliki bercak kecap di leherku. Saat memasak pun ibunya Tiwi hanya memakai botol kecap baru suatu hari, akhirnya tubuhku diangkat oleh ibunya Tiwi. Aku kira akan digunakan untuk memasak, tetapi ternyata, aku dimasukan ke dalam tong sampah. Hatiku sangat sakit, mungkin inilah karma yang diucapkan oleh botol saos karena Ada yang Tak BergunaAria mondar mandir di hadapan Ibu yang sedang duduk di ruang keluarga. Ia tampak mencari-cari sesuatu namun entah apa. Sampai akhirnya, Ibu pun bertanya kepadanya.“Kamu cari apa sih, Aria? tanya Ibu sedikit agak kesal karena Aria menghalangi TV.“Barang bekas, Bu. Buat dijadiin tugas kesenian,” jawab Aria sambil melihat-lihat barang bekas di lemari yang sekiranya bisa dijadikan tugas.“Hoalah coba kamu liat di dapur, ada box kayu. Di dalemnya banyak barang-barang bekas tuh,”Aria pun segera menuju dapur. Ia membuka box kayu yang cukup besar itu. Tetapi, ia hanya menemukan botol-botol bekas sirup dan beberapa kaleng makanan. Aria pun menghampiri ibunya kembali dan mengadu tentang apa yang ia temui.“Bu, Cuma ada botol ini sama kaleng doang? Mau dijadiin apaan coba? Kayaknya nggak bergunaa banget deh,” protes Aria karena Ia pun sebenernya kebingungan harus membuat apa.“Sesuatu yang keliatannya berguna, bisa diubah jadi berguna , Aria,” jawab Ibu pelan, lalu ia mengambil botol sirup dari tangan Aria.“Hmm contohnya botol bekas sirup ini. Kamu bisa gunakan buat jadi vas bunga. Kamu tinggal menghiasnya dengan tali atau payet. Atau bahkan kamu bisa melukis botol ini”Saran dari Ibu membuat Aria mendapatkan ide. Akhirnya ia tahu harus membuat apa untuk tugas keseniannya. Saat itu juga, Aria pergi ke toko alat tulis dan pernak-pernik. Membeli beberapa tali, pita, dan payet untuk menghias botol bekas botol bekas tersebut pun berubah penampilan menjadi sangat cantik. Aria menghiasinya dengan nuansa warna biru dan krem yang memanjakan mata. Tak lupa juga ia membeli bunga mainan untuk dimasukan ke dalam botol bekas tersebut yang kini sudah menjadi vas dan Anting-AntingAku terbangun dan menyadari bahwa tubuhku sudah berpisah, bahkan tercerai berai. Kini aku menggantung menjadi anting-anting yang dijual untuk di sebuah toko kreasi kaca. Entah kenapa aku berada di sini. Seingatku, aku adalah botol wine yang berwarna biru gelap. Tuan memajangku di lemari anggur miliknya. Namun kini, aku hanya menjadi serpihan kaca dan menjadi aku dibuat untuk menampung 1 liter wine yang lezat. Lalu, Tuan menemukanku di sebuah super market dan membawaku ke rumahnya. Itulah hari yang berbahagia, karena akhirnya aku dipilih oleh seseorang dan tidak lagi berada di rak minggu aku berada di rumah Tuan. Sampai akhirnya tutup botolku dibuka oleh Tuan dan ia meminumku bersama Nyonya di ruang tamu. Mereka berbincang tentang peliknya usaha mereka yang sedang diselimuti hutang. Obrolan mereka membuatku tersadar, bahwa menjadi manusia begitu rumit dan perlu memikirkan hal-hal seperti satu gelas lalu gelas kedua, lanjut gelas ketiga, bahkan sampai 10 gelas mereka meneguk wine dari botolku. Mereka tak sanggup lagi berbincang dan menghabiskan sisa malam dengan tidur di sofa. Kini, aku sah menjadi satu botol yang kosong tanpa harinya aku terbangun di tempat sampah. Tidak ada lagi ruangan lega nan harum milik Tuan. Lantas seorang pemulung mengambilku dan menjualnya ke pengrajin kaca. Aku dikumpulkan dengan botol-botol lainnya. Aku sudah menduga inilah akhir hayatku. Namun ternyata aku masih aku dipecahkan menjadi dua bagian. Lalu pengrajin tersebut melelehkanku tubuhku. Suhu panas menggorogti tubuhku agar aku dapat dibentuk sesuai dengan keinginannya. Sampai akhirnya aku dibentuk menjadi seperti tetesan air dan menjadi anting seperti aku harus bersyukur ataupun tidak. Aku merasa tubuhku tidak lagi utuh karena sudah dilelehkan dan kini menjadi bentuk lain. Setiap harinya aku hanya melihat-lihat pengrajin tersebut melelehkan botol-botol kaca lainnya dan menjadikan botol tersebut berbagai bentuk. Ada yang menjadi hiasan, liontin, kalung, bahkan anting menghembuskan napas sedih. Terkadang aku rindu berada di lemari di rumah Tuan. Sampai suatu hari sepasang suami istri mengunjungi toko pengrajin kaca tersebut. Mereka awalnya hanya melihat-lihat dan menemukanku. Ternyata mereka adalah Tuan dan Nyonya!“Mas saya mau yang ini, yaa. Tolong dibungkus.”“Baik bu, sebentar yaa. Terima kasih banyak.”Tak disangka-sangka, Nyonya menyukaiku dalam bentuk anting dan akhirnya ia pun membeliku. Inilah hari bahagiaku yang kedua. Aku pun kembali ke rumah Tuan dan Botol“Dia bikin sakit hati lagi, Tia…” Rengekan Hana menjadi pembuka pada percakapan mereka tiba-tiba datang menghampiri Tia yang sedang asyik menonton drama korea di kos nya. Ia pun langsung menyambut sahabat dari kecilnya itu dan bertanya apa yang sedang terjadi.“Alvin, Tia.. Dia selingkuh dengan teman sekantornya,” ujar Hana pelan sambil air matanya membanjiri menghembuskan napas. Sesungguhnya ini bukanlah pertama kali Hana menangisi Alvin karena masalah yang sama. Sesungguhnya juga, ia sudah bosan melihat Hana yang terus menerus disakiti Alvin. Ia pun memeluk Hana dan mengusap-usap punggungnya.“Padahal Ti, dulu itu sebelum kita komitmen dia baik banget dan nggak pernah genit ke cewe lain. Tapi sekarang..” tangisan Hana semakin kencang. Tia menawarkan tisu dan kembali memeluk dalam pelukan itu Tia sambil memikirkan cara yang tepat untuk berbicara dengan Hana agar Hana sadar bahwa manusia itu berubah-ubah. Lalu, ia melihat botol kaca dan ia merasa bahwa itu bisa menjadi obrolan yang menarik.“Han, coba deh kamu liat botol itu.” Tia menunjuk botol yang berada di dekat lemari.“Botol itu memang bisa menampung air dan sebagainya. Tetapi, botol tersebut juga bisa menyakiti diri kita kalau pecah. Pecahan botolnya bisa membuat kita berdarah. Manusia juga seperti itu Han. Mudah sekali berubah-ubah. Dari yang tadinya menyayangi menjadi menyakiti.”“Terus Ti?”“Alvin emang sudah berubah Han dan dia serupa pecahan botol tersebut yang selalu menyakiti diri kamu. Udah bukan saatnya kamu pegang terus karena akan menyakiti diri sendiri. Coba lepas yaa, kamu bisa, aku bantu kok.” Tia menjelaskan dengan mengangguk pelan. Mudah-mudahan kali ini ia benar-benar sadar. Dan benar saja keesokannya ia memutuskan hubungan dengan pacarnya itu, memblokir semua medianya dengan Alvin, dan sering bertemu Tia hanya untuk bermain di kosan atau jalan-jalan. Tia pun bernapas lega, akhirnya sahabatnya bisa pelan-pelan melupakan Botol BerlubangSuatu hari hiduplah seorang tukang kebun yang mempunyai dua botol. Botol pertama tidak memiliki cacat sedikit pun, sedangkan botol kedua memiliki lubang di bagian bawahnya. Setiap hari, tukang kebun tersebut selalu mengambil air di sungai menggunakan kedua botol. Tetapi, botol yang memiliki lubang selalu tak bisa menampung air sampai rumah tukang kebun karena airnya habis saat di pertama pun meledek botol kedua.“Ah payah banget kamu, bawa air tapi sampai rumah sudah habis. Gara-gara punya lubang sih.”“Iya memang lubang di tubuhku membuatku sangat jelek.” Botol kedua pun mulai merasa rendah kejadian itu, botol kedua menghampiri tukang kebun untuk membuangnya saja lantaran ia tak berguna. Tukang kebun pun tersenyum tenang dan memberikan penjelasan kepada botol kedua.“Kamu sadar nggak, jalanan yang sering kita lewati jadi tumbuh bunga dan tampak asri sekarang?”“Hmm iyaa, memangnya kenapa? Apa kaitannya dengan saya?”“Tentu aja ada, hal itu karena kamu. Air yang sudah kamu tumpahkan itu telah menumbuhkan bunga-bunga di jalan tersebut.” Tukang kebun tersenyum dan berusaha menenangkan botol kedua.“Jadi nggak perlu sedih ya. Kamu berguna banget,” ujar tukang kedua pun ikut tersenyum. Kini ia paham, walaupun kita punya kelemahan, jangan terlalu bersedih. Karena di balik kelemahan itu terdapat kelebihan yang pastinya bermanfaat untuk RumahkuBagiku botol ini bukan cuma botol, tapi juga rumah. Tempat aku berenang bebas dan meliuk ke sana kemari. Aku bersyukur ditemukan Bang Amin, pembudidaya ikan cupang yang andal. Aku lahir dari rahim seekor ibu cupang dan ayah cupang berjenis petarung. Alhasil, selain ekorku indah, gerakanku pun tidak lamban. Aku juga sering kali diadu bersama cupang lainnya. Dan botol tempatku tinggal adalah juga Contoh Cerpen Tentang KehidupanSuatu hari, aku bertarung dengan ikan cupang dari botol yang berbeda. Pertarungan itu cukup sengit, karena merebutkan botolku yang nyaman ini. Jika aku menang, maka aku berhak mendapatkan makanan berlimpah dari Bang Amin. Sedangkan, kalau aku kalah, maka botolku ini akan diberikan kepada lawanku tersebut.“Kau akan kalah, cupang manja!” ujar dia yang meledekku.“Lihat saja nanti!”Aku yang pertama menyerang tubuhnya. Satu kali serangan saja dia mulai merasa kesakitan. Lantas ia pun menyerang dan aku cukup bisa menghindar. Kulihat Bang Amin dan para anak-anak yang melihat sangat menikmati pertarungan aku hendak menyerang kembali, entah kenapa cupang lawanku berhasil menghindar. Bahkan ia bertubi-tubi menyerangku tanpa ampun. Kudengar Bang Amin dan para anak-anak semakin barusaha balik menyerang, namun entah mengapa tenagaku seolah terkuras habis. Aku sempoyongan melawan cupang tersebut dan cupang tersebut selalu menghindariku. Lalu di detik-detik terakhir, ia mengibaskan ekornya ke tubuhku dan membuatku terdorong ke ujung. Kurasakan tubuhku ngilu dan kaku. Beberapa detik taka da perlawanan lagi dariku dan ternyata Bang Amin menobatkan ia menjadi sesak hatiku Ketika botol kacaku ditempati cupang tersebut. Kini aku pindah ke botol yang lebih sempit. Namun, karena hatiku selalu ada di botol tersebut, aku merasa tak nyaman dan kini selalu sakit-sakitan. Entah mengapa tubuhku semakin melemah setiap hari, sampai akhirnya tak pernah lagi aku berenang seceria dulu dan mati meninggalkan kenanganku di botol tersebut. Begitulah besarnya arti rumah untuk 10 cerpen inspiratif tentang botol. Cerpen mana yang menjadi favoritmu? Semoga bisa membantumu dalam belajar dan memberikan inspirasi.
Fakta •Botol jika diisi air mineral,harganya 3-5 ribuan. • Jika diisi jus buah,harganya 10ribuan. • Jika diisi madu,harganya 100ribuan. •Jika diisi minyak wangi terkenal,harganya jutaan. •Jika diisi air got,tidak berharga sama sekali,semua orang tidak ada yang suka,ingin cepat dibuang ke tong sampah. ____ ____ ____ ____ ____ ____ Contoh cerita inspiratif berdasarkan fakta di atas. Tergantung Isinya Ada seorang lelaki bernama Sukarmin,ia memiliki kebiasaan suka membicarakan kejelekan orang merasa dirinya tidak berharga,banyak orang yang menjauhinya dan ia berpikir bahwa semua itu terjadi karena ia hari,ia mengeluh bahwa ia bosan menjadi orang miskin dan ingin menjadi orang kaya agar dihargai oleh orang hari,keluhan Sukarmin itu didengar oleh seorang kakek tua yang kaya dan itu menawarkan kepada Sukarmin untuk bertukar posisi,Sukarmin tinggal di rumah sang kakek dan sang kakek tinggal di rumah Sukarmin. Setelah beberapa hari tinggal di rumah sang kakek,Sukarmin merasa tak ada perubahan yang terjadi pada masih sama orang masih menjauhinya. Sukarmin belum mengerti apa maksud semua ini. “Bukankah kekayaan mencerminkan mutu seseorang? Tapi,kenapa semua orang masih saja menjauhiku,padahal kini aku sudah kaya?” katanya dalam hati. Beberapa hari kemudian,sang kakek mendatangi Sukarmin dan bertanya apakah harapannya untuk dihargai orang lain sudah terwujud dan Sukarmin menjawab jika semua itu belum terwujud. Sang kakek menjelaskan bahwa kekayaan bukanlah ukuran mutu dasarnya,semua manusia itu botol yang diisi air got,botol itu tidak berharga sama diisi minyak wangi terkenal,harganya yang sama bisa berbeda harganya,semua itu tergantung juga dengan manusia,yang membedakan manusia yang satu dengan yang lain bukanlah kekayaan,tetapi yang baik mencerminkan mutu yang baik pula dari seseorang. Kini,Sukarmin sadar akan semua menyadari bahwa orang lain menjauhinya bukan karena ia miskin,tetapi karena akhlak buruknya yang suka membicarakan kejelekan orang lain. Dalam hidup ini,semua manusia pada dasarnya membedakan manusia di mata Tuhan bukanlah fisik maupun kekayaannya,tetapi keimanan,kejujuran,kemuliaan,ke-baikan dengan manusia baik di mata Tuhan pasti juga baik di mata manusia lainnya.
menyusun cerita inspiratif tentang botol